Kenaikan Harga Pertamax Mendorong Konsumsi Pertalite dan Solar Meningkat
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Konsumsi Pertalite meningkat setelah harga Pertamax dinaikkan pada 10 Juni 2026. Rata-rata penyaluran Pertalite naik dari 75.795 KL/hari ke 84.368 KL/hari pada Agustus 2026, dengan kenaikan 9,19% pada Juni, 12,92% pada Juli, dan 11,31% pada Agustus. Kenaikan ini dipicu oleh selisih harga yang lebar antara Pertalite (Rp 10.000/liter) dan Pertamax (Rp 16.250/liter), serta Pertamax Turbo (Rp 20.750/liter). Penyaluran solar juga meningkat dari 50.624 KL/hari ke 58.271 KL/hari pada Agustus, mencerminkan 15,10% kenaikan. Lonjakan terutama terjadi di wilayah sektor logistik seperti Jawa Timur, Medan, dan Kalimantan. Sementara itu, konsumsi LPG 3 kg bersubsidi terus melebihi kuota, dengan proyeksi 2026 mencapai 8,67 juta ton atau 108,46% dari APBN.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Konsumsi Pertalite Meningkat Usai Harga Pertamax Naik, Begini Datanya
26 Agustus 2026 pukul 14.32 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Selisih Harga Tinggi, Konsumsi Pertalite Tembus Kuota
27 Agustus 2026 pukul 08.40 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Konsumsi BBM Pertalite Melonjak Signifikan, Ternyata Ini Pemicunya
27 Agustus 2026 pukul 11.15 · Baca aslinya ↗
Melejit! Konsumsi Harian BBM Pertalite Tembus 84.368 KL di Agustus
27 Agustus 2026 pukul 12.15 · Baca aslinya ↗