Konsumsi BBM Pertalite Melonjak Signifikan, Ternyata Ini Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konsumsi Pertalite mengalami peningkatan signifikan setelah harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo naik. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan, hal ini disebabkan oleh semakin lebarnya disparitas harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi, sehingga masyarakat beralih ke Pertalite. Pada Juni 2026, rata-rata konsumsi harian Pertalite mencapai 82.760 KL, naik 9,19% dari hari normal. Pada Juli 2026, konsumsi mencapai 85.589 KL, atau naik 12,92%. Pada Agustus 2026, konsumsi mencapai 84.368 KL, atau naik 11,31% dibandingkan sebelumnya. Wahyudi menambahkan, penurunan harga Pertamax akhir Agustus sehingga menurunkan konsumsi Pertamax juga memengaruhi tren konsumsi Pertalite.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.32
Konsumsi Pertalite Meningkat Usai Harga Pertamax Naik, Begini Datanya
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.19
Arahan Subsidi Pertalite Berbasis Desil Belum Turun, Pertamina Masih Menunggu
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.40
Selisih Harga Tinggi, Konsumsi Pertalite Tembus Kuota
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.23
Penjelasan Purbaya soal Kapan Pembatasan Pertalite Dimulai
Berita terkait
Melejit! Konsumsi Harian BBM Pertalite Tembus 84.368 KL di Agustus
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 12.15
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40
Pemkot Balikpapan Terapkan Aturan Beli BBM Berdasarkan Jam 1 September
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 11.34
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite Berdasarkan Jenis Kendaraan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.28