Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Alami Teror dan Doxing di Media Sosial
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Seorang wanita berinisial ANW mengajukan permohonan perlindungan ke Komnas Perempuan dan LPSK setelah melaporkan Betrand Peto Putra Onsu atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). Laporan ini diterima Polda Metro Jaya pada 12 September 2026, dengan lokasi kejadian di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. ANW mengaku mengalami teror, intimidasi, dan doxing berupa penyebaran data pribadi serta keluarga di media sosial. Kuasa hukumnya, Deki Patria, menyatakan kliennya menerima pesan kasar dan tidak senonoh yang memperburuk kondisi mental korban. Betrand Peto telah membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta.
Sementara itu, SINDOnews melaporkan bahwa ANW (26) baru saja menjalani tes psikolog di LPSK Jakarta Timur. Setelah menyeret BP, korban mengalami aksi teror di media sosial dan doxing dengan membongkar identitas pribadinya. Kuasa hukumnya, Thulus Pardosi, menyatakan kliennya menjadi sasaran perundungan siber, ancaman keselamatan jiwa, dan penghinaan. Informasi tempat kerja dan lokasi tempat tinggal korban sengaja dibongkar oleh pihak tak bertanggung jawab. Thulus menduga adanya keterlibatan oknum pembuat konten atau influencer yang mengarahkan warganet untuk melacak keberadaan korban. Bukti-bukaan telah dikirim ke LPSK.
Perbedaan melapangan melibatkan dua kuasa hukum yang berbeda: Deki Patria (dilaporkan oleh Warta Ekonomi) dan Thulus Pardosi (dilaporkan oleh SINDOnews). Selain itu, lokasi tes psikolog dilaporkan berbeda: Warta Ekonomi menyebutkan LPSK secara umum, sementara SINDOnews menyebutkan LPSK Jakarta Timur secific. Usia korban juga berbeda: Warta Ekonomi tidak menyebutkan usia, sementara SINDOnews menyebutkan bahwa ANW berusia 26 tahun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Akui Diteror, Wanita yang Ngaku Dilecehkan Betrand Peto Teriak Minta Perlindungan
17 September 2026 pukul 09.15 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Diteror hingga Alami Doxing
17 September 2026 pukul 18.01 · Baca aslinya ↗