Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Diteror hingga Alami Doxing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

ANW (26), korban dugaan kekerasan seksual Betrand Peto, baru saja menjalani tes psikolog di LPSK Jakarta Timur. Setelah menyeret BP, korban mengalami aksi teror di media sosial dan doxing dengan membongkar identitas pribadinya. Kuasa hukumnya, Thulus Pardosi, menyatakan kliennya menjadi sasaran perundungan siber, ancaman keselamatan jiwa, serta penghinaan. Informasi tempat kerja dan lokasi tempat tinggal korban sengaja dibongkar pihak tak bertanggung jawab. Thulus menduga adanya keterlibatan oknum pembuat konten atau influencer yang mengarahkan warganet untuk melacak keberadaan korban. Bukti-bukti telah dikirim ke LPSK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.15
Akui Diteror, Wanita yang Ngaku Dilecehkan Betrand Peto Teriak Minta Perlindungan
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.15
Merasa Diteror, Wanita yang Ngaku Dilecehkan Betrand Peto Teriak Minta Perlindungan
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 13.35
Betrand Peto Dituding Lakukan Kekerasan Seksual, Kampus Ungkap Tabiatnya Selama Kuliah
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 12.09
Betrand Peto Dilaporkan, Pengacara ANW Sentil Citra Sang Penyanyi: Dia Bukan Orang Baik
Berita terkait
Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Bakal ke LPSK hingga Komnas Perempuan
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 09.08
Terungkap Alasan Korban Berani Masuk Room Betrand Peto di Kelab Malam
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 16.30
Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Depresi hingga Sempat Ingin Akhiri Hidup
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 08.51
Betrand Peto: Aku Tidak Melakukan Seperti Apa yang Dibilang
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 20.20