Penurunan Drastis Kuota Subsidi BBM Pertalite 2027, Kebijakan Pemerintah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah berencana mengurangi kuota BBM subsidi pada 2027 dari 48 juta kiloliter (KL) pada 2026 menjadi 20,09 juta KL, atau sekitar 20 juta KL sebagaimana disampaikan Warta Ekonomi. Penurunan ini disebabkan oleh rencana pengendalian penyaluran BBM subsidi, khususnya jenis Pertalite, yang sedang dibahas antara Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM. Plt Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Ferry Ardiyanto menyatakan kebijakan ini bertujuan agar subsidi BBM lebih tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan pembatasan pembelian Pertalite secara bertahap dengan dukungan teknologi dari Pertamina, tidak menaikkan harga Pertalite, dan akan menguji dampaknya pada kelompok tertentu seperti desil 10 sebelum penerapan lebih luas. Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan subsidi bagi kelompok ekonomi menengah ke atas seperti desil 9 dan 10.
Perbedaan terdapat pada proyeksi awal: Detik.com menyebut 48 juta KL pada 2026, sementara Warta Ekonomi mengutip sekitar 40 juta KL pada 2026. Kedua media sekaligus merujuk pada hasil diskusi antara Kemenkeu dan Kemen ESDM serta peran teknologi Pertamina dalam pengendalian subsidi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun Depan, Ini Alasannya
19 Agustus 2026 pukul 14.43 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Kuota BBM Subsidi 2027 Turun Drastis, Pemerintah Ungkap Biang Keroknya
19 Agustus 2026 pukul 16.46 · Baca aslinya ↗
BBM Subsidi Mau Dipangkas Drastis di 2027, Nasib Pertalite di Ujung Tanduk?
19 Agustus 2026 pukul 17.16 · Baca aslinya ↗