Laporan BMKG Terkait Aktivitas Gempa di Simalungun dan Flores NTT
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BMKG mencatat gempa bumi bermagnitudo M6,4 melanda wilayah Simalungun, Sumatra Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 17.42 WIB. Gempa berkategori menengah dengan kedalaman 168 km ini dipicu aktivitas subduksi lempeng bermekanisme sesar geser turun dan dipastikan tidak berpotensi tsunami. Belum tercatat gempa susulan hingga pukul 18.16 WIB, dengan intensitas guncangan mencapai skala V MMI di Tebingtinggi, Kabanjahe, dan Limapuluh, serta IV MMI di Pematangsiantar dan Pangururan.
Sementara itu, laporan lain mencatat gempa bumi dangkal berkekuatan M7,7 di kedalaman 15 km yang mengguncang utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur akibat aktivitas sesar Flores Back Arc Thrust. Gempa ini memicu peringatan dini tsunami dengan tinggi gelombang mencapai 1,61 meter di Reo Manggarai dan Manggarai Timur sebelum peringatan diakhiri pukul 07.30 WIB. Guncangan mencapai intensitas VII MMI di Aesesa, Riung, dan Kota Ambai.
Hingga pukul 14.00 WIB, terdapat 235 gempa susulan bermagnitudo M2,5 hingga M6,2 di utara Pulau Flores dengan estimasi waktu peluruhan 2 hingga 3 minggu. BMKG mengirimkan tim ahli ke Ngada dan Nagekeo untuk survei mikrozonasi dan makroanalisis guna mendukung konstruksi tahan gempa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Penjelasan BMKG Penyebab-Jenis Gempa Besar M6,4 Guncang Simalungun
15 Agustus 2026 pukul 18.39 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
BMKG Catat 235 Kali Aktivitas Gempa Susulan di NTT
15 Agustus 2026 pukul 19.36 · Baca aslinya ↗