Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Letusan Krakatau 1883: Bencana Global Berdampak Luas

Letusan Gunung Krakatau pada 26 Agustus 1883 menjadi bencana alam terbesar abad ke-19 dengan dampak global. Ledakannya 10.000 kali lebih kuat dari bom Hiroshima, menghasilkan suara yang terdengar hingga 4.800 km, serta memicu tsunami setinggi 40 meter. Bencana ini merenggut sekitar 36 ribu jiwa dan menghancurkan dua pertiga pulau Krakatau, yang kemudian menyisakan Anak Krakatau.

Peristiwa ini menjadi bencana pertama yang tersebar luas secara instan berkat teknologi komunikasi baru. Kombinasi kode morse, kantor berita Reuters, dan jaringan kabel telegraf bawah laut memungkinkan berita sampai ke Boston hanya dalam empat jam. Kecepatan informasi ini jauh melampaui era sebelumnya dan memicu lahirnya studi ilmiah modern tentang vulkanologa melalui laporan Rogier Verbeek dan Royal Society.

Penelitian geologi modern dipicu oleh letusan ini, yang dilakukan oleh Rogier Verbeek dan Royal Society London. Hasil studi menunjukkan dua pertiga pulau Krakatau hancur, yang kemudian membentuk pulau-pulau baru termasuk Anak Krakatau. Fenomena ini menandai awal penyebaran informasi masif dunia sebelum era internet.

Menurut tiap media