Letusan Krakatau 1883 Langsung Viral di Dunia, Kok Bisa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Letusan Gunung Krakatau pada 26 Agustus 1883 menjadi bencana alam terbesar abad ke-19 dengan dampak global. Ledakannya 10.000 kali lebih kuat dari bom Hiroshima, menghasilkan suara yang terdengar hingga 4.800 km, serta memicu tsunami setinggi 40 meter. Bencana ini merenggut 36.000 nyawa dan menghancurkan dua pertiga pulau Krakatau, yang kemudian menyisakan Anak Krakatau.
Peristiwa ini menjadi bencana pertama yang tersebar luas secara instan berkat teknologi komunikasi baru. Kombinasi kode morse, kantor berita Reuters, dan jaringan kabel telegraf bawah laut memungkinkan berita sampai ke Boston hanya dalam empat jam. Kecepatan informasi ini jauh melampaui era sebelumnya dan memicu lahirnya studi ilmiah modern tentang vulkanologi melalui laporan Rogier Verbeek dan Royal Society.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.33
Anak Krakatau Muncul di Permukaan Laut Hampir 100 Tahun, Ini Jejaknya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.50
28 Insiden Gunung Meletus Dalam 24 Jam Terakhir, Cek Daftar Lengkapnya
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.37
Sejarah Krakatau yang Mengguncang Dunia, dari Letusan 1883 hingga Lahirnya Anak Krakatau
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.35
5 Gunung Api di RI Serentak Erupsi, Ini Penjelasan Mbah Rono
Berita terkait
7 Fakta Ilmiah Gunung Krakatau yang Bikin Penghuni Bumi Ketakutan
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.03
Ketika Krakatau Memicu Kiamat Kecil: Dentuman Dahsyat yang Bikin Bulan Jadi Biru
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.08
Episode Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun!
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.15
Tubuh Anak Krakatau Kembali Tumbuh, Karakter Erupsi Dipantau Ketat
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 10.34