Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lonjakan Serangan Siber Indonesia: 257 Juta Serangan Semester 1 2026, 5,5 Miliar pada 2025

Indonesia mengalami lonjakan serangan siber signifikan pada Semester 1 2026 dengan 257,97 juta serangan, meningkat 93,33% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau rata-rata 16 serangan per detik. Data BSSN mencatat 5,5 miliar serangan siber pada 2025, naik 714% dibanding rata-rata tahunan 2020-2024. Taktik hacker mengalami evolusi, dengan upaya meraih kendali administrator (Attempted Administrator Privilege Gain) meningkat dari 2,76% pada 2025 menjadi 43,65% pada 2026. Serangan lintas negara didominasi oleh peretas dari Tiongkok (21,94%) dan Amerika Serikat (10,83%), sementara terdapat lonjakan dari Singapura serta botnet lokal di Banyuwangi dan Tangerang. Ancaman utama meliputi teknik brute force, malware DoublePulsar Backdoor (99,28%), serta Generic Protocol Command Decode (27,22%) yang mengeksploitasi anomali protokol jaringan seperti serangan DDoS. Penyerangan AI dimanfaatkan untuk rekayasa sosial dan disinformasi, mengubah ruang siber menjadi arena peperangan asimetris. Pengguna internet Indonesia mencapai 235 juta orang dengan penetrasi 81,7% berdasarkan data APJII 2026.

Menurut tiap media