Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Siber di Indonesia Melonjak: 16 Serangan Tiap Detik

Laporan Ancaman Digital di Indonesia Semester 1 2026 yang diterbitkan oleh AwanPintar.id mencatat ada 257.976.333 serangan siber selama enam bulan pertama tahun ini, melonjak 93,33% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara statistik, ini setara dengan 16 serangan yang terjadi setiap detik. Founder AwanPintar.id, Yudhi Kukuh, menjelaskan bahwa lonjakan ini dipicu oleh perluasan permukaan serangan akibat transformasi digital yang pesat, termasuk penggunaan layanan cloud, AI, dan peningkatan transaksi online. Serangan yang paling mendominasi adalah upaya untuk merebut kendali penuh atas sistem, yang naik drastis dari 2,76% pada 2025 menjadi 43,65% pada 2026. Serangan ini sering menjadi pintu gerbang bagi ancaman lebih berbahaya seperti ransomware dan pencurian data. Ancaman terbesar kedua adalah Generic Protocol Command Decode (27,22%), yang mengeksploitasi anomali pada protokol jaringan seperti serangan DDoS. Tren pencurian data juga naik menjadi 13,97%, dengan penjahat siber menggunakan tools otomatis dan teknik brute force untuk membobol kata sandi lemah. Karakteristik ancaman saat ini sudah tidak acak lagi, melainkan terstruktur dengan baik. Untuk menghadapi ancaman ini, penerapan tata kelola keamanan yang ketat diperlukan, seperti manajemen hak akses yang disiplin, penggunaan autentikasi multifaktor (MFA), dan pembaruan intelijen ancaman secara berkala.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait