Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ngeri! Indonesia Digempur 257 Juta Kali Serangan Siber, Ini yang Diincar Hacker

Ruang siber Indonesia dilaporkan mengalami lonjakan serangan siber yang signifikan pada Semester I 2026. Berdasarkan laporan AwanPintar.id, tercatat 257,97 juta serangan yang mengintai, naik hingga 93,33% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata, Indonesia menerima sekitar 16 serangan per detik. Lonjakan ini dipengaruhi oleh peningkatan penggunaan layanan cloud, AI, dan transaksi online yang memperluas celah bagi peretas.

Taktik para hacker juga semakin berkembang. Upaya untuk meraih kendali administrator (Attempted Administrator Privilege Gain) melonjak dari 2,76% pada 2025 menjadi 43,65% pada 2026. Teknik seperti penggunaan kredensial curian, eksploitasi kerentanan sistem, dan bot otomatisasi menjadi senjata utama. Serangan lintas negara didominasi oleh peretas dari Tiongkok (21,94%) dan Amerika Serikat (10,83%), sementara lonjakan serangan dari Singapura dan dalam negeri seperti Banyuwangi dan Tangerang menunjukkan adanya botnet lokal.

AwanPintar.id mendesak organisasi untuk beralih dari keamanan konvensional ke pendekatan berbasis risiko. Rekomendasi meliputi penerapan autentikasi multifaktor (MFA), enkripsi data, deteksi dini, dan manajemen kerentanan. Teknik brute force dan malware seperti DoublePulsar Backdoor (99,28%) masih menjadi ancaman utama. Dengan deteksi berbasis perilaku yang terus diperbarui, risiko kebocoran data dapat diminimalkan.

Berita terkait