Massa Rusakkan Kamera CCTV Pemprov DKI Saat Demo di Pejompongan, Pramono Minta Penyelidikan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Massa merusak kamera CCTV milik Pemprov DKI Jakarta saat aksi penyampaian aspirasi di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8) malam. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pelaku perusakan fasilitas publik ditelusuri dan dihukum sesuai aturan. Pramono menegaskan demo merupakan hak demokrasi yang harus dilakukan sesuai prosedur, namun tidak dibenarkan pengerusakan fasilitas. Kepala Diskominfotik Marulina Dewi menyatakan CCTV merupakan fasilitas publik untuk mencegah kriminalitas dan akan dilaporkan ke aparat penegak hukum. Petugas Pemprov DKI langsung membersihkan lokasi terdampak setelah aksi berakhir sekitar pukul 01.00-01.30 WIB, memulihkan kondisi jalan hingga pagi Jumat (28/8). Pemprov DKI membantah kabar bahwa CCTV di Bundaran Hotel Indonesia tidak aktif saat aksi berlangsung, menyatakan kamera pengawas tetap berfungsi untuk pengawasan kota secara real-time. Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan tidak ada penyekatan massa aksi ke Jakarta, dengan 4.274 personel keamanan siap mengamankan aksi di Gedung DPR RI.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
CCTV Pemprov DKI Dirusak Massa, Pramono Minta Pelaku Ditelusuri
28 Agustus 2026 pukul 14.39 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
CCTV Dirusak saat Demo, Pramono Minta Pelaku Ditelusuri
28 Agustus 2026 pukul 16.59 · Baca aslinya ↗