CCTV Dirusak saat Demo, Pramono Minta Pelaku Ditelusuri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI menelusuri kasus perusakan kamera pengawas (CCTV) yang terjadi saat aksi demonstrasi di Jakarta. Pramono menyatakan bahwa fasilitas publik tidak boleh dirusak dalam kegiatan penyampaian aspirasi, dan meminta identitas serta motivasi pelaku diketahui untuk menentukan langkah lanjutan. Jika pelaku berhasil diidentifikasi, Pemprov DKI akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.
Pramono menegaskan bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari demokrasi dan diperbolehkan sepanjang mengikuti prosedur yang ada. Namun, kebebasan menyampaikan pendapat tidak mencakup pengerusakan fasilitas atau aksi anarkis. Setelah aksi selesai, Pemprov DKI langsung melakukan pembersihan untuk memulihkan kondisi jalan dan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Pemprov DKI juga membantah kabar bahwa CCTV di kawasan Bundaran Hotel Indonesia tidak aktif saat aksi berlangsung. Pihaknya menyatakan bahwa kamera pengawas tetap berfungsi untuk mendukung pengawasan kota secara real-time dan mempercepat respons layanan publik. Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan tidak ada penyekatan massa aksi ke Jakarta, dengan 4.274 personel keamanan siap mengamankan aksi di Gedung DPR RI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.39
CCTV Pemprov DKI Dirusak Massa, Pramono Minta Pelaku Ditelusuri
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.31
CCTV Dirusak Saat Demo, Gubernur DKI Minta Pelaku Diburu
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 08.43
Pemprov DKI Buka Akses 50 Titik CCTV Real-Time, Warga Bisa Pantau
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 08.04
Pemprov DKI Sesalkan Perusakan CCTV di Pejompongan
Berita terkait
WFH dan PJJ di Jakarta Hari Ini karena Ada Demo? Pramono: Saya Nggak Mikir ke Sana
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 11.40
Pemprov DKI sayangkan beberapa CCTV dirusak saat aksi unjuk rasa
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 21.55
Pramono Pastikan CCTV Bisa Diakses Pantau Demo 27 Agustus
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.13
Pemerintah Garansi Hak Berpendapat: Tak Ada Penyekatan Demo di Jakarta
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 10.57