Modernisasi Pesantren 1980-an hingga Transformasi Sosial NU
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pada 1980-an, pesantren—terutama di lingkungan NU—masih terbelakang seperti masyarakat pedesaan. Dawam Rahardjo dan LP3ES mengusulkan riset modernisasi pesantren didukung FNS Jerman dan USAID, dengan Gus Dur terlibat namun berpisah atas perbedaan pendapat. Ide utama: jika pesantren berkembang, Indonesia akan lebih maju. Setelah hampir setengah abad, mobilitas vertikal masyarakat pesantren NU berkembang cepat, kelas menengah bertambah, dan banyak doktor serta akademisi lahir. Namun, ketimpangan sosial ekonomi masih lebar, dan sebagian pesantren masih tertinggal meski kini lebih terhubung dengan perkembangan global. Perbedaan mencatat: Warta Ekonomi menyebut Gus Dur didukung riset modernisasi, sedangkan JPNN.com hanya menyatakan ia 'terlibat' lalu berpisah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Ekonomi Politik NU dan Pesantren: Catatan Setelah Muktamar
1 September 2026 pukul 08.17 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Ekonomi Politik NU dan Pesantren
1 September 2026 pukul 19.07 · Baca aslinya ↗