Muktamar NU Jombang: Teknologi AI, Pleno AHWA, dan Dinamika Pemimpin
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Muktamar Ke-35 NU di Jombang menggunakan lebih dari 150 sistem AI berbasis chip yang dirancang sendiri oleh para santri untuk registrasi, identifikasi peserta, pemantauan kehadiran, dan akses ruang sidang. Panitia menyatakan teknologi ini bagian dari kesiapan SDM NU. Dalam Sidang Pleno I, peserta meminta pimpinan sidang tidak membawa opini pribadi dalam mengambil keputusan, meminta sari usulan mayoritas diambil. Di tengah perdebatan mekanisme pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan Ketua Umum PBNU, lantunan Selawat Asyghil terdengar sebagai tradisi untuk meredakan suasana. Gus Ipul menyinggung bahwa pembahasan mengenai mekanisme pemilihan pimpinan NU saat ini berpotensi kembali berlangsung dinamis, mirip dengan pengalaman sebelumnya 15 tahun lalu yang berakhir dengan pemungutan suara di Jombang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Muktamar NU Pakai Lebih dari 150 Sistem AI, Dibuat Sendiri oleh Santri
27 Agustus 2026 pukul 17.40 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
3 Dalang di Muktamar NU: Gus Ipul, Nusron, dan Muhaimin
28 Agustus 2026 pukul 08.59 · Baca aslinya ↗
kumparan
Selawat Asyghil di Tengah Dinamika Pleno I Muktamar Ke-35 NU
28 Agustus 2026 pukul 10.34 · Baca aslinya ↗
Gus Ipul Singgung Muktamar NU 15 Tahun Lalu: Rais Aam Dipilih Lewat AHWA
28 Agustus 2026 pukul 15.39 · Baca aslinya ↗