Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

OJK Peringatkan Risiko El Nino Tingkatkan NPL Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan bahwa fenomena El Nino yang mulai memasuki Indonesia dapat meningkatkan risiko kredit bermasalah (NPL) di sektor perbankan. Dampaknya langsung terasa pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri makanan-minuman yang sangat tergantung cuaca. Bank dengan konsentrasi pembiayaan tinggi di wilayah rentam akan berisiko penurunan kualitas aset, sementara bank dengan portofolio terdiversifikasi lebih tangguh.

OJK mendorong bank memasukkan risiko iklim dalam strategi bisnis, mengalokasikan modal ke sektor ramah lingkungan, serta menciptakan produk keuangan berkelanjutan. BPR juga harus memperhatikan eksposur pada sektor ekonomi masyarakat yang rentan dampak El Nino. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan bahwa dampak El Nino termasuk physical climate risk yang dapat merambat dari sektor riil ke sektor keuangan, memengaruhi kualitas aset, profitabilitas, likuiditas, dan permodalan bank.

OJK juga mengumumkan bank wajib ungkap dampak risiko iklim ke publik pada 2027. BPR wajib terapkan keuangan berkelanjutan sesuai POJK 9/2024.

Menurut tiap media