OJK dorong bank integrasikan dampak risiko iklim ke strategi bisnis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong bank di Indonesia mengintegrasikan risiko iklim, khususnya El Nino, ke dalam strategi bisnis dan manajemen risiko. El Nino dapat menyebabkan kekeringan, gangguan produksi pertanian, dan kebakaran hutan, berdampak pada kualitas aset, profitabilitas, dan NPL bank. Bank diminta mengalokasikan modal ke sektor ramah lingkungan serta mengembangkan produk keuangan berkelanjutan. BPR juga wajib terapkan keuangan berkelanjutan sesuai POJK 9/2024. OJK juga mengumumkan bank wajib ungkap dampak risiko iklim ke publik pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.04
Super El Nino Mulai Melanda, OJK Soroti Ancaman NPL Perbankan
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.45
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini
kumparan · 21 September 2026 pukul 16.16
El Nino Bisa Ganggu Kualitas Aset Bank, OJK Wanti-wanti Risiko Kredit Macet
Berita terkait
Kredit Bank Bermasalah di Situbondo Capai 29,87 Persen, OJK Ungkap Penyebabnya
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 11.36
OJK: Pembiayaan pertanian tumbuh 10,12 persen di tengah El Nino
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 17.44
Arah Baru Keuangan Hijau: Membangun Pembiayaan Tangguh Bencana
kumparan · 2 September 2026 pukul 19.00
Pembiayaan Pergadaian Tembus Rp 160 Triliun, Gadai Barang Mewah Diminati
Detik.com · 21 September 2026 pukul 22.54