Pemerintah Atur Pasokan Beras Premium di Ritel dan Rencana Cadangan Kedelai
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memerintahkan Perum Bulog menambah pasokan beras premium ke ritel modern hingga 300 ribu ton untuk mengatasi kekosongan stok, yang diduga terkait investigasi 25 merek beras fortifikasi bermasalah. Bulog menyalurkan 110 ribu ton beras (75 ribu ton premium, 35 ribu ton medium) ke 10 ritel seperti Indomaret dan Alfamart, termasuk produk BeeFood seharga Rp74.500 per 5 kg. Terdapat perbedaan data stok beras pemerintah: Amran menyebut 4,6 hingga 5 juta ton, sementara data lain menyebut 5,4 juta ton per Juni 2026.
Selain itu, pemerintah membuka peluang pembentukan cadangan kedelai nasional untuk membantu perajin tahu dan tempe. Amran menunggu minat BUMN untuk mengelola cadangan tersebut sesuai regulasi, sementara Direktur Utama Bulog menyatakan kesiapannya menunggu surat perintah resmi. Terkait data kedelai, produksi domestik tercatat rendah, dengan angka yang berbeda antara 190.223 ton (periode 2021-2026) dan 131.500 ton. Pemerintah menetapkan target pengadaan minimal 70.000 ton pada 2026 dengan HAP impor maksimal Rp12.000/kg.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Amran Titahkan Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras Premium ke Ritel
22 September 2026 pukul 04.30 · Baca aslinya ↗
Beras Premium Langka, Amran Minta Bulog Kucur 300 Ribu Ton ke Ritel
22 September 2026 pukul 08.10 · Baca aslinya ↗
Amran Buka Kemungkinan Bulog Punya Cadangan Kedelai Pemerintah
22 September 2026 pukul 19.07 · Baca aslinya ↗
kumparan
Amran Buka Peluang RI Punya Cadangan Kedelai, Tunggu Ada BUMN Minat
22 September 2026 pukul 10.46 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Usai Beras, Amran Umumkan Kabar Penting Soal Kedelai
22 September 2026 pukul 11.25 · Baca aslinya ↗
Tunggu Surat Perintah Amran, Bos Bulog Siap Kelola Cadangan Kedelai RI
22 September 2026 pukul 12.50 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Beras di Ritel Modern Kosong, Mendag Bilang Begini
22 September 2026 pukul 15.26 · Baca aslinya ↗