Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Iran Tangkap Kelompok Pro-Monarki di Tengah Ketidakpuasan Ekonomi

Otoritas Iran, termasuk Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Kementerian Intelijen, melakukan serangkaian penangkapan terhadap kelompok pro-monarki untuk menjaga stabilitas nasional. Di Provinsi Fars, IRGC menangkap delapan orang yang dituduh melakukan aksi anarkis; Warta Ekonomi menambahkan detail bahwa mereka diduga menggunakan bom molotov dan membakar ban saat demonstrasi Januari. Selain itu, Kementerian Intelijen melaporkan penangkapan 111 sel monarkis yang tersebar di 26 provinsi pada 18 Maret.

Ketidakpuasan publik dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk, inflasi tinggi, dan penindasan politik, yang meningkatkan dukungan terhadap Reza Pahlavi. Pemerintah Iran membingkai situasi ini sebagai ancaman keamanan nasional dan upaya kudeta yang didukung AS dan Israel. Namun, terdapat penilaian bahwa gerakan pro-monarki di dalam negeri belum terorganisir secara besar, dengan aksi protes yang lebih banyak didorong oleh masalah ekonomi daripada ideologi politik.

Menurut tiap media