Pemerintah Iran Tangkap Kelompok Pro-Monarki di Tengah Ketidakpuasan Ekonomi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Otoritas Iran, termasuk Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Kementerian Intelijen, melakukan serangkaian penangkapan terhadap kelompok pro-monarki untuk menjaga stabilitas nasional. Di Provinsi Fars, IRGC menangkap delapan orang yang dituduh melakukan aksi anarkis; Warta Ekonomi menambahkan detail bahwa mereka diduga menggunakan bom molotov dan membakar ban saat demonstrasi Januari. Selain itu, Kementerian Intelijen melaporkan penangkapan 111 sel monarkis yang tersebar di 26 provinsi pada 18 Maret.
Ketidakpuasan publik dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk, inflasi tinggi, dan penindasan politik, yang meningkatkan dukungan terhadap Reza Pahlavi. Pemerintah Iran membingkai situasi ini sebagai ancaman keamanan nasional dan upaya kudeta yang didukung AS dan Israel. Namun, terdapat penilaian bahwa gerakan pro-monarki di dalam negeri belum terorganisir secara besar, dengan aksi protes yang lebih banyak didorong oleh masalah ekonomi daripada ideologi politik.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Tak Mampu Ditaklukkan AS dan Israel, Mungkinkah Pemberontakan Domestik Mampu Gulingkan Mojtaba?
9 September 2026 pukul 03.30 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Digoyang dari Dalam, Iran Tangkap 8 Terduga Jaringan Pro-Monarki
9 September 2026 pukul 23.30 · Baca aslinya ↗