Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketersediaan BBM dan Kebijakan Harga Subsidi Hingga Akhir 2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa cadangan BBM nasional aman selama 18 hingga 21 hari ke depan. Kedua pejabat menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun 2026, meskipun terdapat potensi gangguan pasokan akibat gejolak geopolitik seperti perang di Selat Hormuz dan konflik Rusia-Ukraina. Pemerintah menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi tetap mengikuti fluktuasi harga minyak global melalui Indonesian Crude Price (ICP), sehingga kenaikan ICP akan mempengaruhi harga BBM nonsubsidi secara langsung.

Airlangga menjelaskan bahwa dampak kenaikan harga minyak dunia dapat diredam melalui buffer APBN, dengan harga pembelian pemerintah untuk BBM nonsubsidi berada di kisaran 90 dolar AS per barel ketika harga minyak berada di bawah 100 dolar AS per barel. Bahlil juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi secara bertanggung jawab dan meminta kelompok yang memiliki kemampuan ekonomi lebih tinggi tidak menggunakan subsidi tersebut agar bantuan dapat tepat sasaran.

PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada perubahan harga BBM non subsidi di SPBU Pertamina per 21 September 2026, meskipun terdapat klaim sebelumnya mengenai kenaikan harga pada tanggal tersebut yang dinyatakan tidak benar.

Menurut tiap media