Pemerintah Menjelaskan Istilah Emas 1.800 Ton di Bawah Bantal
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui juru bicara Haryo Limanseto menjelaskan istilah 'emas 1.800 ton di bawah bantal' bukan berarti harfiah emas berada di bawah bantal, melainkan metafora untuk emas fisik masyarakat Indonesia yang disimpan tradisional di rumah sebagai simpanan dan warisan lintas generasi. Pemerintah menegaskan angka ini berbeda dengan cadangan emas nasional sekitar 3.600 ton dengan produksi tahunan 90 ton. Emas yang dimiliki masyarakat diperkirakan bernilai sekitar US$252 miliar atau Rp4,460 triliun dengan kurs Rp17.700 per dolar Amerika Serikat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Penjelasan Lengkap Pemerintah soal Emas 1.800 Ton di Bawah Bantal
24 Agustus 2026 pukul 05.55 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Klarifikasi Pemerintah soal 1.800 Ton Emas Disimpan di Bawah Bantal
25 Agustus 2026 pukul 08.21 · Baca aslinya ↗