Pemerintah Pastikan Bayar Utang Whoosh via SMV di Kemenkeu
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah memiliki dana cukup untuk membayar utang kereta cepat Whoosh setelah proses pengalihan selesai pada pertengahan September 2026. Pengalihan dilakukan tanpa transaksi pembayaran kepada Danantara Indonesia, dengan nilai penyertaan ekuitas nol rupiah. Sebagai gantinya, Kementerian Keuangan mengambil alih tanggung jawab utang tersebut.
Purbaya menyatakan penanganan utang Whoosh dapat dilakukan melalui satu Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan. Salah satu SMV yang ditugaskan memiliki keuntungan bersih hingga Rp 800 miliar per tahun, yang dinilai cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang. Pemerintah tidak memerlukan investor baru karena dana tersedia melalui perusahaan Special Vehicle Mission (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan.
Proses pengalihan dan pengelolaan Whoosh dari Danantara ke Kemenkeu dijadwalkan selesai pada 15 September 2026, dengan penyerahan dilakukan oleh COO Danantara Dony Oskaria kepada Purbaya. Purbaya juga menjelaskan bahwa pemerintah masih mengkaji opsi penggunaan Indonesia Investment Authority (INA) dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam pengelolaan utang tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Purbaya Pastikan Punya Uang untuk Bayar Utang Whoosh
8 September 2026 pukul 09.00 · Baca aslinya ↗
kumparan
Purbaya Sebut Utang Whoosh Tak Mengerikan, Bisa Diurus 1 Perusahaan di Kemenku
8 September 2026 pukul 17.56 · Baca aslinya ↗