Purbaya Sebut Utang Whoosh Tak Mengerikan, Bisa Diurus 1 Perusahaan di Kemenku
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa penanganan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dapat dilakukan melalui satu Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan. SMV adalah perusahaan khusus pemerintah yang ditunjorkan untuk menangani tugas tertentu. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah masih mengkaji opsi penggunaan Indonesia Investment Authority (INA) dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam pengelolaan utang tersebut. Proses pengalihan utang dan pengelolaan Whoosh dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ke Kemenkeu dijadwalkan selesai pada 15 September 2026, dengan penyerahan dilakukan oleh COO Danantara Dony Oskaria kepada Purbaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 09.00
Purbaya Pastikan Punya Uang untuk Bayar Utang Whoosh
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.23
Purbaya sebut cicilan utang Whoosh berkisar Rp1 triliun per tahun
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.21
Purbaya Buka-bukaan Utang Whoosh: Cicilan Rp 1 T, Tenor 80 Tahun
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.10
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bayar Utang Kereta Cepat: Tak Perlu Investor Baru
Berita terkait
Beban Utang Whoosh Dialihkan ke Purbaya Bulan Ini
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 19.40
Purbaya Bilang Danantara Serahkan Utang Whoosh Rampung Bulan Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.20
Danantara Kasih Utang Whoosh ke Purbaya Pertengahan September 2026
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.13
Kemenkeu Ambil Alih Utang Whoosh Mulai 15 September 2026
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.45