Purbaya Pastikan Punya Uang untuk Bayar Utang Whoosh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5062824/original/015884900_1734940925-IMG-20241223-WA0026.jpg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah memiliki dana cukup untuk membayar utang kereta cepat Whoosh setelah proses pengalihan selesai pada pertengahan September 2026. Pemerintah tidak memerlukan investor baru karena dana tersedia melalui perusahaan Special Vehicle Mission (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang memiliki kapasitas keuangan kuat.
Proses pengalihan kepada Kementerian Keuangan dilakukan tanpa transaksi pembayaran kepada Danantara Indonesia, dengan nilai penyertaan ekuitas nol rupiah. Sebagai gantinya, Kemenkeu mengambil alih tanggung jawab utang tersebut. Salah satu SMV yang akan ditugaskan tercatat memiliki keuntungan bersih hingga Rp 800 miliar per tahun, yang dinilai cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.10
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bayar Utang Kereta Cepat: Tak Perlu Investor Baru
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 08.51
Kereta Cepat Beralih ke Kemenkeu, Begini Skema Pembayaran Utangnya
Detik.com · 7 September 2026 pukul 20.26
Purbaya Siap Bayar Utang Kereta Cepat, Uangnya Sudah Ada
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 18.14
Seskab: Sejumlah penerbangan dialihkan ke Kertajati, disiapkan Whoosh
Berita terkait
Respons China dan Istana soal Utang Kereta Cepat Ditanggung Kemenkeu
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 05.55
Istana Buka Suara soal Utang Kereta Cepat Ditanggung Kementerian Keuangan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.23
Beban Utang Whoosh Dialihkan ke Purbaya Bulan Ini
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 19.40
Purbaya Bilang Danantara Serahkan Utang Whoosh Rampung Bulan Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.20