Pemerintah Rencanakan Rekening Massal untuk 200 Juta Warga
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah berencana membuka rekening bank massal bagi lebih dari 200 juta warga Indonesia, termasuk otomatis bagi warga usia 17 tahun, guna memperkuat inklusi dan literasi keuangan. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan estimasi anggaran sekitar Rp11 triliun dari APBN dengan saldo awal Rp50 ribu per rekening, meski Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan angka tersebut belum final.
Ekonom Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian, menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak boleh hanya diukur dari jumlah rekening, tetapi juga penggunaan aktif dan partisipasi ekonomi. Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah menuju 'monetary citizenship', di mana akses terhadap infrastruktur pembayaran digital menjadi bagian dari kedaulatan moneter negara agar rakyat dapat berpartisipasi penuh dalam ekonomi modern.
Fakhrul juga menekankan pentingnya biaya rendah, interoperabilitas, perlindungan data, serta literasi keuangan bagi pengguna baru agar inklusi keuangan menjadi efektif dan tidak sekadar formalitas kepemilikan akun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Ekonom: Keberhasilan rekening massal jangan hanya diukur dari jumlah
10 September 2026 pukul 21.11 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Rakyat Dapat Rekening, Negara Dapat Statistik
10 September 2026 pukul 21.18 · Baca aslinya ↗