Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Siapkan Langkah Jaga APBN Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan mengambil langkah menjaga kesinambungan APBN jika harga minyak dunia melonjak, terutama menghadapi ketidakpastian geopolitik global pada 2027. Pemerintah mengklaim ruang fiskal mencukupi untuk menahan dampak lonjakan harga tanpa mengubah kebijakan subsidi energi secara drastis atau menambah kuota saat ini, sehingga daya beli masyarakat umum tetap terjaga.

Terdapat perbedaan data terkait asumsi harga minyak. ANTARA News menyebut RAPBN 2027 menggunakan asumsi ICP 75 dolar AS per barel dengan kurs Rp17.500, meningkat dari APBN 2026 yang menetapkan 70 dolar AS per barel dengan kurs Rp16.500. Sementara itu, CNBC Indonesia menyebut APBN tetap aman meski harga minyak mencapai 100 dolar AS per barel, dengan asumsi defisit 2,85% dari PDB telah memperhitungkan level tersebut.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah merencanakan subsidi energi sebesar Rp272,95 triliun, naik dari proyeksi 2026 sebesar Rp227,3 triliun. CNBC Indonesia menambahkan bahwa hingga Agustus, defisit aktual tercatat rendah di kisaran 0,95% dan rata-rata harga minyak yang dibayar saat ini masih di bawah 90 dolar AS.

Menurut tiap media