Pemprov DKI Salurkan 614 PKL Kramat Jati ke Lokasi Baru, Gratiskan Retribusi 6 Bulan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kembali aktivitas perdagangan di Pasar Kramat Jati yang telah berlangsung sejak awal 1970-an. Sebanyak 614 hingga 640 pedagang dialihkan ke lokasi penampungan yang tersebar: 331 pedagang ke Pasar Kramat Jati Sektor 7, 193 pedagang ikan ke Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue ke Lokbin Cililitan, dan 45 pedagang lainnya ke pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik di kawasan tersebut.
Gubernur Pramono Anung mengumumkan kebijatan menggratiskan retribusi bagi pedagang yang pindah ke Lokbin Kramat Jati selama enam bulan ke depan. Retribusi yang seharusnya dibayarkan sebesar Rp 180.000 per bular atau sekitar Rp 6.000 per hari tidak akan dikenakan selama periode transisi ini. Pendekatan yang digunakan bersifat humanis dengan melibatkan dialog langsung dengan pedagang dan tokoh masyarakat.
Selain relokasi, Pemprov DKI juga berencana membentuk koperasi khusus bagi pedagang ikan untuk menjadi pemasok ikan segar dan murah ke rumah sakit pemerintah. Proses penataan dilakukan secara bertahap dari 24 hingga 31 Agustus 2025 dengan melibatkan seluruh pihak terkait untuk memastikan kebutuhan pedagang terpenuhi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Pramono Gratiskan Retribusi Pedagang Kramat Jati Selama 6 Bulan
1 September 2026 pukul 21.44 · Baca aslinya ↗
Pramono Pilih Cara Humanis Tata Pedagang Kramat Jati, Ajak Dialog Langsung
2 September 2026 pukul 08.48 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Pemprov DKI Pindahkan 614 PKL Kramat Jati, Gratis Enam Bulan Retribusi
3 September 2026 pukul 11.04 · Baca aslinya ↗