Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemulihan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan di Kabupaten dan Kota Solok

Satgas PRR melakukan monitoring pemulihan pascabencana di Kabupaten dan Kota Solok pada 13 Agustus 2026. Di Kabupaten Solok, Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp144 miliar terserap maksimal di bidang kesehatan (91%), namun rendah di bidang infrastruktur (6,7% dari Rp88 miliar) dan pendidikan (6-7%) karena penyesuaian harga satuan RAB yang belum tuntas. Terkait hunian, terdapat 259 keluarga yang membutuhkan relokasi; kumparan menyebut kuota hunian tetap baru tersedia 60 unit, sementara Detik.com menyebut pengajuan 199 unit hunian baru dan legalitas 50 unit Rusun Nelayan.

Di Kota Solok, dampak banjir bandang dan longsor akhir 2025 menyebabkan kerusakan 14 km jalan dan empat ruas sungai. Terdapat perbedaan data jumlah terdampak, di mana kumparan mencatat 9.375 jiwa di sembilan kelurahan, sedangkan Detik.com mencatat 2.978 keluarga. Proyek pengendalian banjir senilai Rp170 miliar kini memasuki tahap tender. Selain itu, penanganan 115 hektare sawah terdampak akibat sedimentasi dan kerusakan tanggul menjadi prioritas mendesak melalui skema pompanisasi darurat dan dukungan alat berat.

Menurut tiap media