Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemulihan Pascabencana Solok Raya: Infrastruktur & Ketahanan Pangan Dikebut

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera melakukan monitoring dan evaluasi pemulihan di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Sumatera Barat, pada 13 Agustus 2026. Prioritas utama mencakup percepatan proyek infrastruktur, pemenuhan hunian tetap, pengendalian banjir, serta penyelamatan 115 hektare sawah terdampak.

Di Kabupaten Solok, pemerintah daerah menerima Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp144 miliar. Realisasi kesehatan tertinggi pada 91 persen, sedangkan infrastruktur baru 6,7 persen dari alokasi lebih dari Rp88 miliar karena penyesuaian harga satuan dalam RAB belum tuntas. Selain itu, 259 keluarga dengan rumah rusak berat menunggu relokasi, dengan kuota hunian tetap baru 60 unit dari kebutuhan 259 unit.

Di Kota Solok, banjir bandang dan longsor November 2025 berdampak pada 9.375 jiwa di sembilan kelurahan, merusak 14 kilometer jalan, empat ruas sungai, dan ratusan fasilitas lainnya. Proyek pengendalian banjir senilai Rp170 miliar memasuki tahap tender tahun jamak. Penanganan 115 hektare sawah terdampak menjadi agenda mendesak akibat kerusakan tanggul dan sedimentasi.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait