Penemuan Jenazah Tanpa Identitas di Pulau Enggano
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Polisi menemukan jenazah pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu Utara, tepatnya di Desa Kahyapu pada Sabtu (12/9). Korban diperkirakan berusia di atas 50 tahun dengan tinggi sekitar 165 cm dan hanya mengenakan celana biru serta putih. Pemeriksaan awal menyatakan korban bukan warga setempat, sehingga Tim DVI Polda Bengkulu melakukan autopsi dan pengambilan sampel DNA untuk identifikasi.
Jenazah tersebut diduga berkaitan dengan hilangnya lima jurnalis (M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis/Yudistiro Pranoto, Daus/Firman Daus, dan Donal/Donal Husni) serta tiga kru kapal (Warta, Surakman/Sukarman, dan Heriyanto) yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau sejak 7 September. Namun, ciri fisik dan pakaian jenazah dinyatakan tidak sesuai dengan data antemortem rombongan tersebut.
Koordinasi dilakukan antara Polda Bengkulu, Polda Lampung, dan Polda Banten untuk pencocokan DNA dengan keluarga korban. Terdapat perbedaan informasi mengenai durasi hasil tes DNA; satu sumber menyebutkan hasil akan tersedia dalam waktu sekitar dua minggu, sementara sumber lain memperkirakan dalam satu minggu.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pulau Enggano Bukan Warga Setempat
15 September 2026 pukul 12.51 · Baca aslinya ↗
kumparan
Polisi Sebut Mayat di Pulau Enggano Tak Sesuai dengan Ciri 5 Wartawan Hilang
15 September 2026 pukul 14.43 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Jenazah di Pulau Enggano Tak Cocok dengan Data 8 Orang Hilang di Anak Krakatau
15 September 2026 pukul 23.47 · Baca aslinya ↗