Jenazah di Pulau Enggano Tak Cocok dengan Data 8 Orang Hilang di Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano tidak cocok dengan data antemortem dari rombongan jurnalis yang hilang di Gunung Anak Krakatau, kata dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat, dokter spesialis forensik RS Bhayangkara Banten. Pakaian dalam jenazah yang hanya mengenakan celana biru dan putih tidak sesuai dengan keterangan dari keluarga korban. Namun, tes DNA tetap dilakukan untuk memastikan identitas. Polda Banten telah mengirimkan data DNA keluarga korban ke Polda Bengkulu untuk dicocokkan, dengan perkiraan hasil dalam satu minggu. Proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Polda Bengkulu sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI). Lima jurnalis dan tiga kru kapal dari total delapan orang yang berangkat ke wilayah Gunung Anak Krakatau pada 7 September dinyatakan hilang. Rombongan tersebut terdiri dari jurnalis M Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (freelance), serta tiga kru kapal Warta/Surahman (kapten), Sukarman (ABK), dan Heriyanto (pemandu). Tim SAR mulai pencarian pada 8 September setelah rombongan dilaporkan tidak kembali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 September 2026 pukul 14.43
Polisi Sebut Mayat di Pulau Enggano Tak Sesuai dengan Ciri 5 Wartawan Hilang
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 12.51
Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pulau Enggano Bukan Warga Setempat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 22.40
Basarnas Ungkap Alasan belum Terjunkan Penyelam Cari Jurnalis Hilang
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 17.44
Arvian dan Foto-Foto Arbas, Kenangan Masa Kecil Bersama Ayah
Berita terkait
Polisi Cocokkan DNA Mayat Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang Kontak
Detik.com · 14 September 2026 pukul 21.33
Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Dapat Bantuan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.48
FOTO: Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas ke Pulau Enggano Bengkulu
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.56
Tim SAR Sisir Pulau Sekitar Gunung Anak Krakatau Cari Jurnalis Hilang
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.12