Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Jenazah di Pulau Enggano Tak Cocok dengan Data 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano tidak cocok dengan data antemortem dari rombongan jurnalis yang hilang di Gunung Anak Krakatau, kata dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat, dokter spesialis forensik RS Bhayangkara Banten. Pakaian dalam jenazah yang hanya mengenakan celana biru dan putih tidak sesuai dengan keterangan dari keluarga korban. Namun, tes DNA tetap dilakukan untuk memastikan identitas. Polda Banten telah mengirimkan data DNA keluarga korban ke Polda Bengkulu untuk dicocokkan, dengan perkiraan hasil dalam satu minggu. Proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Polda Bengkulu sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI). Lima jurnalis dan tiga kru kapal dari total delapan orang yang berangkat ke wilayah Gunung Anak Krakatau pada 7 September dinyatakan hilang. Rombongan tersebut terdiri dari jurnalis M Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (freelance), serta tiga kru kapal Warta/Surahman (kapten), Sukarman (ABK), dan Heriyanto (pemandu). Tim SAR mulai pencarian pada 8 September setelah rombongan dilaporkan tidak kembali.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait