Pengadilan China Menjatuhkan Hukuman Berat pada Pendiri Evergrande Hui Ka Yan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pengadilan Guangzhou menerima permohonan likuidasi Hengda Real Estate, unit properti Evergrande di China daratan, karena tidak mampu melunasi utang dengan aset tidak cukup. Pada 21 Agustus 2026, Hui Ka Yan, pendiri Evergrande Group, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas delapan dakwaan seperti penyalahgunaan dana dan penipuan. Pengadilan Shenzhen menyatakan vonis mencakup penyitaan seluruh harta pribadi Hui serta denda senilai 8,82 miliar yuan untuk Evergrande dan 7 miliar yuan untuk Hengda. Lima eksekutif senior lainnya juga dihukum dengan denda dan penjara 6-18 tahun, total 56 orang terlibat menerima hukuman.
Hui Ka Yan, pendiri China Evergrande Group, divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan China setelah mengaku bersalah atas delapan dakwaan berat seperti penipuan dan penyuapan. Lahir di Henan dari latar belakang miskin, Hui mendirikan Evergrande pada 1996 dan mengembangkannya menjadi salah satu pengembang properti terbesar di China dengan nilai pasar melebihi US$50 miliar. Ia pernah dinobatkan sebagai orang terkaya di Asia oleh Forbes pada 2017 dengan kekayaan US$45,3 miliar, namun kekayaannya menurun drastis hingga sekitar US$3 miliar pada 2023 akibat krisis perusahaan.
Krisis Evergrande dimulai ketika pemerintah China menerapkan kebijakan "Three Red Lines" pada 2020 untuk membatasi ketergantungan utang pengembang properti. Kebijatan ini menyulitkan Evergrande memenuhi kewajiban utangnya, sehingga perusahaan gagal bayar pada 2021. Pada September 2023, Hui ditahan karena dugaan tindak pidana keuangan. Pengadilan menemukan Evergrande membesar-besarkan pendapatan sebesar 213 miliar yuan pada 2019 dan 350 miliar yuan pada 2020, sementara dana dari calon pembeli rumah diselewengkan ke proyek baru sehingga ratusan proyek mandek.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Raja Properti Evergrande Makin Hancur, Bangkrut-Bos Dibui Seumur Hidup
21 Agustus 2026 pukul 13.13 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Profil Hui Ka Yan, Taipan Properti China yang Divonis Bui Seumur Hidup
22 Agustus 2026 pukul 07.41 · Baca aslinya ↗