Pengembangan WKP Panas Bumi Gunung Ungaran Kapasitas 55 MW oleh PLN
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian ESDM menugaskan PT PLN (Persero) untuk mengembangkan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran di Jawa Tengah dengan kapasitas 55 MW. Proyek yang masuk dalam RUPTL 2025–2034 ini bertujuan mengakselerasi transisi energi, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Saat ini, PLN masih berada pada tahap studi untuk wilayah seluas 29.800 hektare, yang mencakup studi pendahuluan, feasibility study, eksplorasi, serta kajian lingkungan dan sosial, termasuk area sekitar Candi Gedong Songo.
Pengembangan ini didasari oleh potensi panas bumi Indonesia yang merupakan terbesar kedua di dunia sekitar 24,7 GW. Warta Ekonomi secara spesifik menyebutkan posisi kedua ini setelah Amerika Serikat. Sebagai sumber energi terbarukan yang andal, panas bumi mampu menjadi beban dasar (base-load) yang beroperasi 24 jam dengan emisi rendah. Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas panas bumi menjadi 4,1 GW pada 2030, 7,5 GW pada 2034, hingga mencapai 23 GW pada 2060 guna mendukung target Net Zero Emission.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
PLN Garap WKP Gunung Ungaran 55 MW, ini Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal
20 September 2026 pukul 15.15 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi
20 September 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗