PLN Garap WKP Gunung Ungaran 55 MW, ini Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menugaskan PT PLN (Persero) untuk mengembangkan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran di Jawa Tengah dengan kapasitas 55 MW. Proyek ini merupakan bagian dari RUPTL 2025–2034 yang bertujuan mengakselerasi transisi energi, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.
Pengembangan ini strategis karena Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar kedua di dunia sekitar 24,7 GW. Sebagai sumber energi terbarukan yang andal, panas bumi mampu menjadi beban dasar (base-load) yang beroperasi 24 jam dengan emisi rendah. Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas panas bumi menjadi 4,1 GW pada 2030, 7,5 GW pada 2034, hingga mencapai 23 GW pada 2060 guna mendukung target Net Zero Emission.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.00
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 20.00
Pembangkit Angin Jadi Solusi Tambahan Pasokan Listrik di Sulsel
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.45
Kementerian ESDM Sebut Geotermal Gunung Ungaran Tak Mengganggu Candi Gedong Songo
Berita terkait
Kementerian ESDM Terbitkan Izin Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLN
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.40
Bahlil Izinkan PLN Bangun PLTP di Gunung Ungaran
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.44
Pengembangan PLTP Gunung Ungaran untuk Energi Rendah Karbon
JawaPos · 17 September 2026 pukul 09.15
Ahli Panas Bumi Sebut Eksplorasi PLTP Gunung Ungaran Layak Dilanjutkan
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.19