Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Patra Niaga Kembangkan SAF dari Minyak Jelantah di Kilang Cilacap

Pertamina Patra Niaga mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Kilang Cilacap, Jawa Tengah, dengan memanfaatkan minyak jelantah (Used Cooking Oil) sebagai bahan baku. Kapasitas pengolahan kilang ditaksir 348 ribu barel per hari, dan proyek ini diproyeksikan menjadi green refinery pertama di Indonesia. Inisiatif ini mendukung kemandirian energi hijau nasional melalui penerapan ekonomi sirkular, mengubah limbah menjadi sumber energi yang bernilai tambah.

Sumber minyak jelantah mencakup program Makan Bergizi Gratis, koperasi desa, hotel, restoran, dan asosiasi pengusaha limbah minyak goreng (Gapulimgi), dengan potensi pasokan tahunan antara 240.000 hingga 300.000 ton. Hasil pengolahan berupa bahan bakar pesawat ramah lingkungan yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan industri penerbangan nasional.

Beberapa laporan menyatakan kapasitas pengolahan sebesar 348 ribu barel per hari, sementara Liputan6.com menyebutkan angka 348.000 barel per hari, yang secara numerik setara. Semua sumber menegaskan proyek ini sebagai green refinery pertama di Indonesia dan bagian dari strategi energi berkelanjutan.

Menurut tiap media