Perubahan Mekanisme Pilih Ketua Umum PBNU: Diskusi Gus Rozin dan Gus Hans
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemilihan Ketua Umum PBNU kali ini mengalami perubahan mekanisme dari satu orang satu suara menjadi Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sesuai keputusan Muktamar ke-35 NU. Dari 552 muktamirin, 401 suara mendukung perubahan, 150 suara ingin mempertahankan mekanisme lama, dan satu suara abstain. KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) yang maju sebagai calon Ketua Umum PBNU menyatakan dukungannya terhadap mekanisme AHWA dan menghormati proses yang telah dilakukan secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa perubahan mekanisme merupakan bagian dari dinamika dan tradisi musyawarah dalam NU. Sementara itu, Gus Hans, Wakil Rektor Unipdu Jombang, meminta para kiai AHWA agar memilih calon secara objektif tanpa intervensi, serta menyarankan mempertimbangkan rekam jejak calon termasuk siapa yang menjadi sumber persoalan dan siapa yang mampu menyelesaikannya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Gus Rozin Hormati Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
30 Agustus 2026 pukul 12.31 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Gus Hans Minta AHWA Objektif Pilih Calon Ketum PBNU
30 Agustus 2026 pukul 14.05 · Baca aslinya ↗