Gus Rozin Hormati Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, yang maju sebagai calon Ketua Umum PBNU, menyatakan dukungannya terhadap mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam pemilihan Ketua Umum PBNU. Keputusan ini disepakati pada Muktamar ke-35 NU, yang mengganti sistem sebelumnya yaitu one man one vote (satu orang satu suara). Gus Rozin menyampaikan rasa hormatnya kepada seluruh muktamirin atas proses yang telah dilakukan secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa perubahan mekanisme tidak hanya dilihat dari aspek teknis, tetapi juga dari proses musyawarah yang melahirkan keputusan tersebut. Bagi Gus Rozin, keputusan ini merupakan bagian dari dinamika dan tradisi musyawarah dalam NU, serta harus diterima dan dilaksanakan bersama dengan penuh tanggung jawab.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.05
Gus Hans Minta AHWA Objektif Pilih Calon Ketum PBNU
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 07.20
Penjelasan Mekanisme AHWA, Sistem Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar ke-35
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.37
Pemilihan Ketum PBNU Melalui AHWA, Begini Mekanismenya
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 19.15
Voting Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU: Ada 2 Opsi yang Akan Dipilih
Berita terkait
Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Dinilai Lebih Sesuai Tradisi NU
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.15
Muktamar ke-35 NU Putuskan Ketum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Begini Mekanismenya
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 11.36
9 Nama Ahwa Jadi Kunci, Pemilihan Diprediksi Berlangsung Lebih Panjang
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 10.45
Gus Rozin Hormati Keputusan Muktamar NU soal Pemilihan Ketum PBNU Lewat AHWA
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 10.35