Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Umumkan Swasembada 8 Komoditas Pangan dan Penurunan Harga Pupuk 20%

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan: beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Pencapaian ini diumumkan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Gedung Parlemen, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Prabowo menekankan bahwa swasembada ini berkat kerja sama antara Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, hingga TNI dan Polri, serta didukung dengan perombakan kebijakan di sektor pupek.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah berhasil memangkas 145 aturan penyaluran pupek bersubsidi, sehingga menurunkan harga pupek hingga 20 persen — yang menjadi pertama kalinya terjadi dalam sejarah Republik Indonesia. Langkah ini juga dilakukan bersamaan dengan peningkatan volume ketersediaan pupek, sehingga petani lebih mudah mengakses pupek dan produksi pertanian meningkat. Meskipun harga pupek turun, keuntungan PT Pupuk Indonesia justru naik sebesar 252,8 persen.

Prabowo mengakui bahwa swasembada daging sapi belum berhasil dicapai, namun optimis dapat terealisasikan dalam lima hingga enam tahun ke depan. Sementara itu, produksi beras nasional sepanjang 2025 mencapai 34,69 juta ton, naik 13,29% dari tahun sebelumnya. Ia juga mencontohkan kisah petani Joko Purnomo dari Ngawi, Jawa Timur, yang mampu memanen padi hingga sembilan ton per hektare dengan tiga kali panen dalam setahun berkat dukungan teknologi, irigasi, dan pupek dari pemerintah. Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan ketahanan pangan dan menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim yang tidak menentu.

Menurut tiap media