Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Kamerun Paul Biya Absen dari Publik Selama Dua Bulan

Presiden Kamerun Paul Biya, 93 tahun, memicu spekulasi setelah tidak kembali ke negaranya sejak kunjungan pribadi ke Eropa pada 7 Juni 2026. Juru bicara pemerintah, René Emmanuel Sadi, menyatakan Biya berada di Jenewa, Swiss, dalam kondisi sehat dan tidak sedang dirawat di rumah sakit. Ketidakhadiran selama dua bulan ini merupakan kunjungan luar negeri terlama tanpa jeda dalam beberapa tahun terakhir.

Terdapat perbedaan data mengenai masa jabatan; CNBC Indonesia menyebut Biya memerintah sejak 1984, sementara SINDOnews menyebut sejak 1982. Meskipun absen, pemerintah mengklaim Biya tetap mengambil keputusan penting seperti perombakan militer. Namun, oposisi mempertanyakan kekosongan jabatan di tengah masalah korupsi, infrastruktur, pengangguran, serta konflik separatis dan Boko Haram. Pemerintah sebelumnya telah melarang media membahas kesehatan presiden demi keamanan nasional.

Menurut tiap media