Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bekasi Diresmikan dengan Investasi Rp3 Triliun
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) meresmikan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi. Proyek senilai Rp3 triliun diproyeksikan mampu mengolah 500.000 ton sampah per tahun atau sekitar 1.500 ton per hari, setara dengan 70% dari total timbulan sampah Kota Bekasi. Dengan operasionalnya, proyek ini diharapkan mengurangi penggunaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 90%.
Fasilitas ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai kebutuhan listrik 55.000 rumah tangga serta mengurangi emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 per tahun. Penyelesaian proyek diproyeksikan pada pertengahan 2028 dengan pembangkitan sekitar 1.000 lapangan kerja. Sampah yang akan diolah berasal dari TPA Sumurbatu yang khusus melayani Kota Bekasi.
Perbedaan antara media: Detik.com menyebut pengurangan emisi TPA hingga 80%, sementara CNBC Indonesia menyebutkan 90%.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Bekasi Punya Proyek Olah Sampah Jadi Listrik Rp3 T, Ini Pemiliknya
27 Agustus 2026 pukul 08.25 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Gunungan Sampah Bekasi Bakal Disulap Jadi Listrik, Proyek Rp 3 T Dimulai
27 Agustus 2026 pukul 08.30 · Baca aslinya ↗