Gunungan Sampah Bekasi Bakal Disulap Jadi Listrik, Proyek Rp 3 T Dimulai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Bekasi memulai pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Bantar Gebang, dengan investasi Rp 3 triliun. Proyek ini diharapkan selesai akhir 2027 dan beroperasi pada pertengahan 2028. Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan fasilitas ini mampu mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun, setara dengan 70% sampah Kota Bekasi.
Berdasarkan Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2025, listrik hasil olahan akan dibeli dan disalurkan ke PLN melalui Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan harga US$ 0,20 per kWh. Proyek ini diproyeksikan menurunkan emisi dari tempat pembuangan akhir hingga 80% dan mengurangi emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 per tahun.
Pandu menambahkan, inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai kebutuhan listrik 55.000 rumah tangga di Kota Bekasi. Proyek senilai Rp 3 triliun ini juga diperkirakan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja hijau dan mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekitar 90%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.20
Bekasi Resmi Kembangkan Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Rp3 Triliun
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.50
Resmi! Bekasi Bangun Pengolahan 500.000 Ton Sampah Jadi Energi Listrik
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 08.25
Bekasi Punya Proyek Olah Sampah Jadi Listrik Rp3 T, Ini Pemiliknya
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.41
PSEL Kota Bekasi Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2028
Berita terkait
Proyek Rp 3 Triliun Dimulai, 500 Ribu Ton Sampah Bekasi Bakal Jadi Listrik
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.02
Zulhas Pastikan Keberadaan PSEL Tak Hilangkan Mata Pencaharian Pemulung
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.27
Zulhas Kebut Solusi Hulu-Hilir Atasi Krisis Sampah Bekasi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.45
Zulhas Dorong Solusi Hulu-Hilir, Ubah Sampah Bekasi Jadi Energi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.14