PTBA Capai Produksi 19,45 Juta Ton di Semester I-2026, Proyek Logistik 93% Selesai
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan produksi batu bara 19,45 juta ton pada Semester I-2026, setara dengan 36,7% dari RKAB sebesar 53 juta ton. Penjualan mencapai 21,1 juta ton, dengan ekspor 10,33 juta ton (naik 5% YoY) dan penjualan domestik 10,77 juta ton. Pendapatan mencapai Rp22,03 triliun (+7,73% YoY), sementara laba bersih mencapai Rp2,65 triliun (+218% YoY). Lonjakan laba bersih didorong oleh pemulihan operasional pada Kuartal II-2026, peningkatan volume ekspor, dan kenaikan harga jual rata-rata batu bara global. ASP batu bara naik 10%, didukung oleh kenaikan Newcastle Index sebesar 25% dan ICI 3 naik 15%. PTBA menargetkan produksi 50 juta ton pada 2026, dengan target RKAP mendekati 50 juta ton.
Proyek angkutan batu bara Tanjung Enim–Kramasan telah mencapai 93% penyelesaian, didanai dengan pembiayaan Rp3,56 triliun dari Himbara. Proyek ini diharapkan memperkuat infrastruktur logistik perusahaan serta meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis. Direktur Keuangan PTBA, Una Lindasari, menekankan pentingnya penguatan infrastruktur untuk mendukung rencana produksi yang ambisius.
Dalam jangka panjang, PTBA berproyeksikan diversifikasi energi akan memberikan kontribusi sebesar 20% dalam empat tahun ke depan. Perusahaan juga sedang mengembangkan PLTS berkapasitas 1,2 MW sebagai bagian dari upaya diversifikasi tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
PTBA Kejar Produksi 50 Juta Ton Batu Bara di 2026
7 September 2026 pukul 17.56 · Baca aslinya ↗
Proyek Kereta Batu Bara PTBA Tj Enim-Kramasan 93% Rampung
7 September 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya
7 September 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗