Proyek Kereta Batu Bara PTBA Tj Enim-Kramasan 93% Rampung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bukit Asam (PTBA) telah menyelesaikan 93% pembangunan proyek angkutan batu bara Tanjung Enim–Kramasan. Proyek ini memperkuat infrastruktur logistik perusahaan dan mendapat pembiayaan Rp3,56 triliun dari Himbara. Direktur Keuangan PTBA, Una Lindasari, menyatakan penguatan infrastruktur penting untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis. PTBA berencara mencapai produksi 53 juta ton batu bara pada 2026, dengan target mendekati 50 juta ton. Pada Semester I-2026, produksi mencapai 19,45 juta ton dengan penjualan 21,1 juta ton. Ekspor mencapai 10,33 juta ton (naik 5%), sementara penjualan domestik 10,77 juta ton. Pendapatan PTBA mencapai Rp22,03 triliun, melambung 7,73% YoY, dengan laba bersih Rp2,65 triliun, tumbuh 218%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.00
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 21.27
Integrasi Ekosistem Tol Jadi Kunci Pangkas Biaya Logistik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.24
Video: Jurus PTBA Kejar Bisnis "Beyond Batu Bara" - Jajal Kendaraan EV
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.00
Pelni Butuh 1.000 Kapal untuk Perkuat Ekspor Antarpulau
Berita terkait
PTBA Kejar Produksi 50 Juta Ton Batu Bara di 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 17.56
Semester I-2026, Biaya Fuel PTBA Naik 16%, Dampak B50 Disebut Kecil
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.20
Video: Strategi PTBA Jaga Kinerja di Tengah Dinamika Pasar Batu Bara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.25
Video: Bedah Bisnis Batu Bara PTBA Perkuat Ketahanan Energi Era Perang
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.05