Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan laba bersih melejit 218% menjadi Rp 2,65 triliun pada Semester I-2026. Lonjakan ini didorong oleh pemulihan operasional pada Kuartal II-2026, peningkatan volume penjualan ekspor, serta kenaikan harga jual rata-rata batu bara global. Direktur Keuangan PTBA, Una Lindasari, menjelaskan pendapatan naik 8% menjadi Rp 22,03 triliun. ASP batu bara naik 10% dengan Newcastle Index meningkat 25% dan ICI 3 naik 15%. Produksi mencapai 19,45 juta ton dengan penjualan 21,1 juta ton, ekspor 10,33 juta ton (vietnam, bangladesh, kamboja, india, thailand). Proyek Tanjung Enim-Kramasan mencapai 93% dengan dana Himbara Rp 3,56 triliun. Diversifikasi diproyeksikan 20% kontribusi dalam 4 tahun, PLTS 1,2 MW. RKAB 53 juta ton, target RKAP 50 juta ton.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00
Proyek Kereta Batu Bara PTBA Tj Enim-Kramasan 93% Rampung
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 17.56
PTBA Kejar Produksi 50 Juta Ton Batu Bara di 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.20
Semester I-2026, Biaya Fuel PTBA Naik 16%, Dampak B50 Disebut Kecil
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 18.34
PTBA bukukan pendapatan Rp22,03 triliun, didukung penguatan ekspor
Berita terkait
Video: Strategi PTBA Jaga Kinerja di Tengah Dinamika Pasar Batu Bara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.25
Video: Jurus PTBA Kejar Bisnis "Beyond Batu Bara" - Jajal Kendaraan EV
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.24
Video: Bedah Bisnis Batu Bara PTBA Perkuat Ketahanan Energi Era Perang
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.05
Video: Atur Ekspor Batu Bara - CPO, PT DSI Jamin Tak Ganggu Bisnis
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.11