Menteri Pendidikan Ungkap Rencana Wajib Belajar 13 Tahun dari TK
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan rencana wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari Taman Kanak-kanak (TK) dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/9/2026). Program ini mencakup pengalokasian dana BOS untuk semua murid di sekolah dasar dan TK, serta Program Indonesia Pintar (PIP) untuk murid dari keluarga tidak mampu. Dari total TK di Indonesia, sekitar 23 persen merupakan TK negeri. Dana BOS dapat digunakan untuk biaya operasional, gaji guru non-ASN (maksimal 20 persen), perbaikan ringan, dan dukungan kegiatan ekstrakurikuler. Gaji guru PNS di sekolah negeri tetap dibayar oleh pemerintah pusat, sementara guru PPPK diharapkan akan mendapatkan gaji dari pusat pada waktunya. Kebijakan ini bertujuan memperpanjang masa dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar serta memastikan kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah negeri.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Mendikdasmen: Arahan Presiden, Pendidikan Gratis Dimulai dari TK
23 September 2026 pukul 18.00 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Mendikdasmen Gagas Wajib Belajar RI Jadi 13 Tahun, Dimulai Sejak TK
23 September 2026 pukul 18.57 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Mendikdasmen Sebut Dana BOS Bisa untuk Bayar Gaji Guru Non ASN
24 September 2026 pukul 09.35 · Baca aslinya ↗