Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Respons MUI Jawa Timur Terkait Kritik Pengusaha Sound Horeg

Pengusaha sound horeg Setyo Budi Sularso menyebut MUI Jawa Timur 'goblok' dalam sebuah acara talk show televisi terkait fatwa pembatasan sound horeg. Ketua Bidang Fatwa MUI Jatim, Ma'ruf Khozin, menyatakan bahwa Setyo belum pernah berdiskusi dengan MUI sebelumnya, berbeda dengan pengusaha David Stefan dari Blizzard Audio yang dinilai kooperatif. Ma'ruf mengibaratkan reaksi tersebut seperti pasien perokok yang mencemooh larangan dokter dan menganggap hinaan tersebut sebagai risiko wajar dalam mengeluarkan fatwa untuk kebaikan publik. Setyo kemudian mengajukan maaf secara langsung kepada KH Badarudin di kediaman Ketua MUI Karanganyar.

MUI Jawa Timur menegaskan tidak melarang sound horeg secara mutlak, melainkan mengaturnya agar tidak mengganggu warga, terutama lansia dan orang sakit. MUI menyarankan kegiatan dilakukan di lokasi jauh dari pemukiman seperti konser di lapangan terbuka. Selain itu, MUI meminta penyelenggara menghindari penggunaan dancer berpakaian minim dan konsumsi minuman beralkohol karena berdampak negatif bagi masyarakat. Terkait biaya penyelenggaraan yang mencapai 35-40 juta rupiah, MUI berharap dana tersebut dapat dialihkan untuk pelatihan wirausaha.

Menurut tiap media