Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Menteri LH Indonesia Sampaikan Komitmen Iklim di Climate Summit PBB 2026

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan komitmen Indonesia dalam penanganan perubahan iklim di Climate Summit PBB 2026 di New York. Indonesia menargetkan net-zero emissions pada 2060 atau lebih cepat melalui Enhanced NDC yang mencakup pengurangan emisi metana (18,12% dari total emisi gas rumah kaca pada 2022), dekarbonisasi industri, pengembangan energi surya, penerapan B50 biodiesel, serta kendaraan listrik. Strategi mitigasi juga meliputi FOLU Net Sink 2030, teknologi carbon capture dan CCUS, serta pengolahan limbah.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia menggabungkan mitigasi dengan adaptasi melalui pembangunan Giant Sea Wall di pantai utara Jawa dan restorasi ekosistem mangrove untuk menghadapi kenaikan muka air laut. Pemerintah menekankan pentingnya pembiayaan iklim yang konsesional untuk implementasi NDC dan National Adaptation Plan (NAP), serta dukungan untuk kehilangan dan kerusakan (loss and damage).

Menjelang COP31 di Antalya, Indonesia mendorong pelaksanaan kredibel terhadap New Collective Quantified Goal on Climate Finance serta memperkuat multilateralisme untuk manfaat nyata bagi negara rentang. Pernyataan ini menegaskan bahwa transisi iklim harus adil, berpusat rakyat, dan menciptakan pekerjaan hijau layak.

Menurut tiap media