Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat 0,78% ke Rp17.855, Dibantu Kebijakan Moneter Baru Bank Indonesia

Bank Indonesia memproyeksikan rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat. Pada 18 Agustus 2026, nilai tukar rupiah mencatat Rp17.855 per dolar AS, menguat 0,78% ptp dibanding akhir Juli 2026. Penguatan ini didukung respons kebijakan stabilisasi BI yang memanfaatkan seluruh instrumen moneter. Insentif Swap Jual Lindung Nilai dinaikkan menjadi 12,5% dan insentif DNDF Jual Lindung Nilai diberikan 15%. Kebijakan ini juga meningkatkan Local Currency Transaction (LCT) dengan premi Swap Beli Lindung Nilai 10% dan pengurangan premi DNDF Jual Lindung Nilai 10%. Pjs. Gubernur BI, Destry Damayanti, menyatakan BI terus memperkuat langkah stabilisasi melalui berbagai instrumen guna menarik investasi portofolio asing sekaligus menjaga ketahanan nilai tukar. BI optimistis nilai tukar rupiah akan tetap stabil dan berkomitmen memperkuat respons kebijakan stabilisasi dalam menghadapi dinamika pasar keuangan global.

Menurut tiap media