Rusia Reralukan Pabrik Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
UC Rusal, produsen aluminium terbesar di luar China, berencana membangun fasilitas hilirisasi bauksit menjadi alumina di Kalimantan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membenarkan proyek ini sedang dalam tahap penyelesaian perizinan dan hampir final, dengan kerja sama pengusaha lokal yang identitasnya belum diungkapkan. Investasi hilirisasi bauksat mencapai Rp 40,1 triliun pada kuartal II 2026, naik 193 persen dari kuartal I 2026, mengalahkan nikel yang dulu paling unggul. Rusal berproduksi 3,918 juta ton aluminium primer pada 2025, setara 5,3 persen produksi global. Perusahaan ini pernah menandatangani kesepakatan dengan PT Arbaya Energi untuk pabrik alumina di Kalimantan Barat pada 2014, namun detail investasi, kapasitas, lokasi, dan jadwal konstruksi proyek terbaru belum diumumkan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Rusia Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan
12 September 2026 pukul 04.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Mengenal Rusal, Raksasa Aluminium Rusia yang Siap Masuk Kalimantan
12 September 2026 pukul 21.16 · Baca aslinya ↗