Rusia Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi rencana Rusia untuk membangun pabrik hilirisasi bauksit di Kalimantan melalui UC Rusal, salah satu produsen aluminium dan alumina terbesar di dunia. Menurut Bahlil, perizinan untuk proyek ini hampir selesai dan Rusal akan bekerja sama dengan perusahaan Indonesia lokal. Namun, ia belum merilis detail mengenai nilai investasi atau identitas mitra lokal yang terlibat.
Investasi hilirisasi bauksit menjadi andalan pertumbuhan investasi nasional pada kuartal II 2026, mencapai Rp 40,1 triliun, naik 193 persen dibandingkan kuartal I 2026 yang hanya Rp 13,7 triliun. Data Kementerian Investasi menunjukkan bahwa bauksit kini mendominasi investasi hilirisasi mineral, mengalahkan nikel yang selama ini paling unggul.
Peningkatan ini didorong oleh percepatan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri. Pengembangan ini menandakan arah hilirisasi nasional semakin merata dan tidak lagi bergantung eksklusif pada sektor nikel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.30
Perusahaan Rusia Segera Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan, Bahlil: Izin Hampir Final
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.12
Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 21.38
Tak Hanya Nikel, Morowali Kini Jadi Magnet Industri Pangan Lewat Kehadiran Perusahaan Ini
Berita terkait
Qodari Ungkap Misi di Balik Kunjungan Prabowo ke Rusia: Buka Peluang Ekonomi Indonesia
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.44
Pupuk Indonesia Sasar Rusia, Danantara Kasih Restu
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.29
Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Bidik Pasar Asia-Pasifik
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 02.02
RI Jajaki Bangun Pabrik Pupuk di Rusia
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 11.05